Jabodetabek Akan Merugi Triliunan Rupiah per Tahun Jika Proyek MRT Tidak Segera di Eksekusi

0
31
Jabodetabek Akan Merugi Triliunan Rupiah per Tahun Jika Proyek MRT Tidak Segera di Eksekusi

Calon presiden petahana nomor urut 01, Joko Widodo mengatakan, keputusannya menggarap proyek MRT adalah keputusan politik. Karena menurutnya, jika tidak segera dieksekusi, Jabodetabek akan merugi triliunan rupiah per tahun.

Beliau juga menceritakan saat mengeksekusi proyek MRT Jakarta semasa menjabat Gubernur DKI. Keputusannya saat itu sudah diperkirakan mengenai untung dan ruginya.

“Saya suruh paparkan kenapa sih ini tidak dibangun-bangun sejak 26 tahun lalu? Dipaparkan kepada saya kalau cara memaparkannya seperti itu selalu hitungnya untung dan rugi. Ya pasti rugi terus, namanya transportasi massal. Tapi saya bertanya, saat itu ruginya berapa sih harus subsidi Rp 3 triliun setiap tahun. Kita tahu APBD DKI Rp 73 triliun saat itu,” ujar Jokowi, Rabu (6/2/2019).

“Ini adalah keputusan politik, bukan untung-rugi, bukan ekonomi dengan segala risiko yang akan saya tanggung, tapi yang paling penting setiap tahun di Jabodetabek kehilangan uang Rp 65 triliun karena kemacetan, bayangkan,” sambungnya.

Dalam kesempatan itu juga Jokowi menegaskan, negara tidak merugi secara makro-ekonomi. Alasan itu jugalah yang dipakai Jokowi untuk mengeksekusi proyek LRT.

“Secara makro, hitung-hitungan negara tetap untung Rp 65 triliun tidak hilang setiap tahun. Pikiran saya hanya sesederhana itu, termasuk LRT dan lain-lain. Termasuk infrastruktur lebih dulu karena hitung-hitungannya seperti itu. Kalau MRT dibangun nanti-nanti, tanah di Jakarta akan semakin mahal,” ujar Jokowi

Comments

comments