Jokowi Bahas Harga Karet Dunia Dengan Menlu Thailand

0
45
Jokowi Bahas Harga Karet Dunia Dengan Menlu Thailand

Presiden Jokowi didampingi Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai. Selain isu bilateral, dalam pertemuan itu secara khusus Jokowi membahas masalah harga karet dunia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Retno mengungkapkan kunjungan Pramudwinai dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN. Diketahui, tahun ini Thailand merupakan Ketua ASEAN. Retno mengatakan, selain membahas isu bilateral, Presiden secara khusus membahas isu terkait dengan harga karet dunia

“Tadi beberapa isu dibahas. Pertama adalah kita bicara mengenai masalah isu bilateral. Tahun depan kita merayakan 70 tahun hubungan diplomatik (Indonesia-Thailand). Dan secara khusus presiden menyampaikan satu isu terkait dengan harga karet dunia,” ujar Retno.

Pemerintah telah menduga beberapa hal yang menyebabkan turunnya harga karet. Retno mengungkapkan, jika Thailand, Indonesia, dan Malaysia digabung maka akan menjadi produsen karet yang paling besar di dunia.

“Karena itu presiden menyampaikan bahwa tidak ada pilihan lain bagi ketiga negara tersebut untuk memperkuat kerja sama agar harga karet tidak terus turun. Tadi Menteri Luar Negeri Thailand menyampaikan komitmennya mengenai kerja sama dalam konteks mencegah semakin menurunnya harga karet dunia,” kata Retno.

Selain isu bilateral dan isu harga karet, Jokowi juga membahas isu-isu ASEAN seperti Rakhine State. Presiden menyampaikan bahwa pentingnya keterlibatan ASEAN dalam membantu Myanmar di dalam mempersiapkan repatriasi yang sukarela, damai, dan bermartabat.

Isu terkait konsep kerjasama Indopasifik juga menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut. Kerjasama Indopasifik merupakan inisiatif dari Indonesia.

Thailand menunjukkan dukungan luar biasa terhadap pengembangan konsep itu, sehingga Presiden sekali lagi menyampaikan pentingnya bagi ASEAN yang terletak di tengah Pasifik dan Indian Ocean untuk come up dengan satu konsep mengenai kerja sama Indopasifik, dan dalam waktu dekat ini mudah-mudahan konsep Indopasifik bisa diendorse.

Comments

comments