Jokowi Menjaga Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

0
36
Jokowi Menjaga Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Jokowi Menjaga Tren Positif Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mensyukuri pertumbuhan ekonomi kuartal III 2018 yang tumbuh 5,17%. Sebab, pemerintah bisa menjaga pertumbuhan ekonomi di angka 5% meski tekanan dari ekonomi global masih sangat kuat.

Tekanan ekonomi global memang sangat berat sejak 2018. Mulai dari lonjakan harga minyak dunia, yang memicu tekanan neraca transaksi berjalan di negara-negara importir minyak. Dalam situasi seperti itu, agak sulit berharap ekonomi tumbuh secara potensial.

Namun, meski dalam situasi yang seperti itu ekonomi Indonesia masih tumbuh 5,17% di kuartal III-2018. Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi pada kuartal III-2018 sebesar 5,17% disebabkan oleh konsumsi pemerintah dan konsumsi rumah tangga.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa angka tersebut cukup baik dibandingkan negara lain. “Alhamdulillah menurut saya masih baik dibandingkan negara lain, dan kita lihat tren konsumsi masyarakat masih di atas 5% itu baik,” ujar Jokowi usai menjajal MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (6/11/2018).

Untuk mengejar target pertumbuhan ekonomi 2018, pemerintah akan terus fokus pada beberapa hal. Pertama, menjaga inflasi agar tetap mendukung kegiatan investasi. Kedua, mempercepat realisasi belanja pemerintah pusat dan daerah (terutama dana desa). Ketiga, mendorong realisasi investasi. Keempat, memacu ekspor untuk memastikan agar neraca perdagangan surplus sampai akhir tahun.

Oleh karena itu, Jokowi berharap tren positif pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa dijaga bahkan membaik di penghujung 2018. “Kita harapkan kita bisa mempertahankan dan bisa menaikkan di kuartal IV, dan kita bandingin dengan situasi global ekonomi menurun, angka 5,17% menurut saya baik,” kata Jokowi.

Comments

comments