Penanganan Masalah Ketimpangan Menjadi Prioritas Ma’ruf Amin

0
30
Penanganan Masalah Ketimpangan Menjadi Prioritas Ma'ruf Amin

Penanganan Masalah Ketimpangan Menjadi Prioritas Ma’ruf Amin

Menyambut Hari Santri, Cawapres KH Ma’ruf Amin bertemu tokoh kiai se-Jatim di Surabaya. Pertemuan yang digelar tertutup lebih 2 jam, Minggu (7/10/2018) malam. Kiai Ma’ruf Amin mengatakan akan ada berbagai kegiatan untuk meramaikan Hari Santri yang akan digelar pada 21 Oktober. Seperti kirab, jalan sehat hingga istigasah.

Selain itu peretemuan tersebut juga membicarakan pemberdayaan santri dan pondok pesantren untuk membantu pemerintah meningkatkan perekonomian masyarakat dan bangsa Indonesia. KH Ma’ruf Amin berkeinginan untuk lebih menggalakan membangun pertanian di pondok-pondok pesantren.

Dalam kesempatan lain, Staf Kemahasiswaan dan Pengembangan Karir IPB M Isbayu mengatakan, hal mendesak yang perlu diperhatikan adalah meregenarasi petani muda. Yakni mendorong kaum muda untuk menjadi petani di era modern ini. Mari para santri menjadi petani muda. Mari menjadi tuan rumah di tanah air kita sendiri. Kelak kita kuasai kebutuhan pangan dunia,” ajak dia.

Seperti diketahui, jika terpilih menjadi wakil presiden di 2019 nanti, Kyai Ma’ruf ingin mewujudkan kebijakan pemerataan ekonomi melalui kemitraan masyarakat. Termasuk salah satu yang dimaksud adalah pondok pesantren, masyarakat sekitar pesantren dan masyarakat umum. Penanganan masalah ketimpangan menjadi prioritas kebijakan pemerintah saat ini. Ma’ruf juga menginginkan sektor pertanian ini menjadi salah satu andalan solusi.

Program tersebut diwujudkan melalui reformasi agraria dan perhutanan sosial, penataan sistem pajak, pembangunan manufaktur dan teknologi informasi, serta peningkatan kapasitas SDM. Perwujudannya melalui kebijakan vokasi, kewirausahaan, dan kemitraan usaha tanaman pangan, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, perdagangan dan industri rumahan.

Comments

comments