Presiden Joko Widodo mengingatkan kepala desa agar berhati-hati dalam penggunaan anggaran dana desa

0
38

Presiden Joko Widodo mengingatkan kepala desa agar berhati-hati dalam penggunaan anggaran dana desa.

Jokowi mengatakan, dia punya intelijen banyak sehingga bisa mengetahui kalau ada kepala desa yang macam-macam dalam menggunakan dana desa. Intelijen yang dimaksud Jokowi yakni rakyat.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam sosialisasi prioritas penggunaan dana desa di alun-alun Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Jumat (4/1/2019).

“Kalau ada kepala desa yang macam-macam dalam menggunakan anggaran desa, diingatkan. Mata saya dua, tapi intelijen banyak, yakni rakyat. Saya jamin kalau ada yang macam-macam saya tahu. Gunakan anggaran sesuai prosedur,” ujar Jokowi.

Diharapkan, dana desa bisa dikelola dan digunakan sesuai dengan anggaran dan manfaat bagi masyarakat desa. Jokowi mengungkapkan, anggaran dana desa terus meningkat setiap tahun. Presiden berharap, dana tersebut berputar terus di desa sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Dari Rp 44 miliar, kemudian Rp 99 miliar, dan sekarang Rp 127 miliar di Trenggalek. Dan juga usahakan material dibeli dari desa sendiri. Kalau tidak ada ke desa tetangga. Kalau tidak ada di tingkat kecamatan. Kita ingin dana utuh beredar di desa tersebut. Jangan ke tempat lain. Jangan sampai uang Rp 257 triliun yang sudah kita serahkan ke desa, balik lagi ke Jakarta,” kata Jokowi.

Dalam pidatonya, secara umum Jokowi menyampaikan anggaran dana desa naik dari Rp 20,7 triliun pada tahun 2015, menjadi Rp 70 triliun di tahun 2019.

Akan tetapi, presiden berpesan kepada seluruh perangkat desa yang hadir, untuk menggeser prioritas penggunaan dana desa. Jika sebelumnya untuk pembangunan infrastruktur, maka selanjutnya dana desa mesti lebih banyak untuk pemberdayaan ekonomi warga.

Jokowi memberikan contoh di Desa Umbul Pongok Klaten, yang dalam satu tahun bisa memberikan pemasukan desa sebesar Rp 14 miliar.

“Titip penggunaan dananya. Terutama dalam pembelian barang, buat infrastruktur atau irigasi desa atau jembatan desa. Empat tahun kita fokus ke infrastruktur. Tapi mulai tahun ini, mulai digeser ke pemberdayaan ekonomi, inovasi baru. Misalnya, pengembangan wisata desa,” ujar Jokowi.

Selesai kegiatan, Jokowi beserta rombongan melaksanakan ibadah shalat Jumat berjamaah di Masjid Agung Kabupaten Trenggalek, yang letaknya tidak jauh dari lokasi. Selanjutnya, presiden beserta rombongan melanjutkan perjalanan darat menuju Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.

Comments

comments