Ribuan Ulama Madura Dukung Jokowi – Kyai Maruf

0
323

Seribu Ulama Madura menggelar deklarasi akbar di Gedung Rato Ebu, Bangkalan, Rabu (19/12).
Deklarasi dihadiri langsung Calon Presiden (capres) Joko Widodo dan Yenny Wahid.

Ribuan massa berdatangan dari empat kabupaten. Mulai dari Sumenep, Pamekasan, Sampang dan Bangkalan. Mereka menyatakan dukungan terhadap capres-cawapres pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Joko Widodo yang masih menjabat sebagai Presiden RI disambut ribuan pendukungnya. Sebelum ke lokasi deklarasi, rombongan Joko Widodo transit Pendapa Agung Kabupaten Bangkalan.

Dari lokasi itu, Joko Widodo, Yenny Wahid didampingi Bupati Bangkalan R Abdul Latif Amin Imron naik andong menuju Gedung Rato Ebu setempat.

Selain itu, sejumlah tokoh kubu petahana juga hadir. Di antaranya Pramono Anung, Muhammad Romahur Muziy, La Nyalla Mattalitti, dan Nyai Mashuri Fuad Amin.

Sesuai data pelaksana, massa yang hadir deklarasi mencapai puluhan ribu. Mereka berasal dari sejumlah pondok pesantren se – Madura. Massa berdatangan memadati ruang gedung, halaman bahkan memenuhi luar halaman Gedung Rato Ebu.

Pendukung capres-cawapres pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Yenny Wahid mengatakan jika ulama di Madura mendukung kubu petahana. Menurutnya, ulama di Madura menilai Jokowi adalah sosok yang kuat dan bisa dipercaya.

“Pak Jokowi memang badannya kurus, tapi mental beliau kuat dan juga bisa dipercaya. Salah satu alasan ulama mendukung beliau,” tuturnya.

Putri almarhum mantan Presiden RI Abdurrahman Wahid itu berharap seluruh ulama yang hadir menepis kabar hoax. Khususnya kabar yang merugikan citra Jokowi.

“Mari kita hapus kabar hoax yang berkembang. Fokuskan pada dukungan kerja nyata Jokowi. Karena Jokowi tidak hanya meretorika namun bekerja nyata,” tegasnya.

Calon Presiden nomor urut 1 Joko Widodo menyampaikan ucapan terima kasih kepada ulama di Madura yang mendeklarasikan dukungannya. Dia menegaskan jika isu hoax yang mengarah pada dirinya, akan terbantahkan dengan kerja nyata selama ini.

“Ini adalah negara yang beradab. Jangan mau dipecah belah oleh kabar hoax. Pemilu ada setiap 5 tahun sekali, kita harus saling menghormati pilihan masing-masing,” jelasnya.

Jokowi menambahkan, pihaknya mendukung pembangunan pondok pesantren. Laki – laki kelahiran Solo Jawa Tengah itu merencanakan seribu lapangan pekerjaan di lingkungan pondok pesantren.

“Nanti kami akan beri modal untuk pesantren supaya mandiri. Misalkan ingin mahir dalam IT akan kita berikan komputer. Supaya santri memiliki keahlian,” tambahnya.

Bupati, R Abdul Latif Amin Imron mengapresiasi kedatangan orang nomor satu di Indonesia. Laki-laki yang baru dilantik beberapa bulan lalu itu ikut mendampingi Jokowi ke lokasi deklarasi.

Dia berharap pelaksanaan Pemilu 2019 berlangsung lancar. “Kami sangat berharap masyarakat ikut menyukseskan Pemilu 2019. Kami menilai dukungan ulama ke Pak Jokowi luar biasa,” katanya.

Comments

comments