Serapan Anggaran Di 2019 Harus Lebih Merata

0
115
Serapan Anggaran Di 2019 Harus Lebih Merata

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, serapan anggaran yang mencapai 99 persen di 2018 harus lebih ditingkatkan lagi, beberapa pos anggaran yang mengalami kenaikan dan penyerapan harus lebih maksimal. Untuk pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program pendidikan dan kesehatan sekitar Rp 500 triliun.

Presiden Joko Widodo juga sangat mengapresiasi serapan anggaran belanja 2018 yang mencapai 99 persen. Namun ada beberapa hal yang perlu diperbaiki untuk kinerja serapan pada tahun 2019 ini.

“Kita berharap penyerapan bisa lebih merata pada awal tahun yang tidka menunggu sampai paruh kedua 2019. Dengan demikian juga dari sisi penyerapan kesempatan kerjanya juga naik,” kata dia.

Ia juga mengatakan, pada 2018 terjadi perbaikan dari sisi realisasi belanja maupun indikator kinerja pelaksanaan anggaran. Pertama, realisasi belanja kementerian dan lembaga (K/L) per 30 November 2018 mencapai 78,7 persen terhadap pagu APBN. Tingkat realisasi ini menjadi yang tertinggi sejak 2015 untuk periode yang sama.

Kemudian, keseluruhan anggaran belanja pemerintah pusat tumbuh 16,73 persen year on year (yoy), dengan capaian 84,2 persen dari pagu APBN. Angka indikator kinerja pelaksanaan anggaran sampai dengan kuartal III 2018 pun konsisten menunjukkan perbaikan yang signifikan dibanding tahun anggaran sebelumnya.

Sebagai contoh, frekuensi revisi anggaran berkurang hingga 86 persen, menunjukkan perencanaan anggaran yang makin akurat dan matang.

“Ketertiban penyampaian data kontrak yang juga meningkat dratis 78,04 persen dari 58,15 persen di 2017. Ketertiban penyelesaian tagihan SPM kontraktual 90,16 persen dari semula 86 persen dan penyampaian laporan pertanggungjawaban (LPJ), bendahara sakter menjadi 80 persen dari 61 persen di 2017,” tutup Sri Mulyani.

Comments

comments