Tetap Bekerja Di Hari Minggu, Presiden Jokowi Terima Menlu AS

0
96
Tetap Bekerja Di Hari Minggu, Presiden Jokowi Terima Menlu AS

Tetap Bekerja Di Hari Minggu, Presiden Jokowi Terima Menlu AS

Kerja sama antara Pemerintah Indonesia dengan Amerika terus ditingkatkan. Salah satunya yaitu sektor perdagangan. Pertemuan antara Presiden Joko Widodo dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo, di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (5/8), Jokowi meminta agar Amerika tetap memberikan kebijakan Generalized System of Preferences (GSP) untuk Indonesia.

Perwakilan Perdagangan Amerika USTR April lalu mengumumkan akan mengevaluasi program GSP bagi Indonesia, India dan Kazakhstan. Menurut UTSR, evaluasi ini dilakukan karena Indonesia dinilai tidak memenuhu sebagian kriteria untuk tetap menerima fasilitas GSP itu, antara lain kendala investasi dan perdagangan yang menimbulkan dampak serius pada sektor perdagangan Amerika.

GSP merupakan program pemerintah Amerika untuk mendorong pembangunan ekonomi negara berkembang yang terdaftar, dengan membebaskan bea masuk ribuan produk mereka ke Amerika.

Saat ini Indonesia masih memperoleh manfaat GSP AS dalam kategori A yang memberikan pemotongan tarif bea masuk di AS untuk 3.500 produk, termasuk sebagian produk agrikultur, produk tekstil, garmen, dan perkayuan.

Menlu RI Retno Marsudi mengatakan, “Harapan Indonesia adalah fasilitas GSP tetap diberikan kepada Indonesia. Jika dilihat dari daftar barang dalam GSP maka 53% barang itu justru produk yang diekspor Amerika atau proses produksinya diperlukan oleh Amerika.”

Di tahun 2017, produk Indonesia yang menggunakan skema GSP bernilai USD 1,9 miliar. Angka ini masih jauh di bawah negara-negara penerima GSP lainnya seperti India sebesar USD 5,6 miliar; Thailand USD 4,2 miliar; dan Brasil USD 2,5 miliar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, total perdagangan Indonesia dan AS tahun 2017 sebesar USD 25,91 miliar. Dari jumlah tersebut, ekspor Indonesia mencapai USD 17,79 miliar dan impor Indonesia sebesar USD 8,12 miliar.

Dengan demikian, Indonesia surplus terhadap AS sebesar USD 9,67 miliar. Ekspor utama Indonesia ke AS antara lain udang, karet alam, alas kaki, ban kendaraan, dan garmen.

Sementara impor utama Indonesia dari AS antara lain kedelai, kapas, tepung gandum, tepung maizena, serta pakan ternak. Total perdagangan Indonesia-AS tahun 2017 meningkat 10 persen dibandingkan tahun 2016 yang tercatat sebesar USD 23,44 miliar.

Adapun tren perdagangan pada periode tahun 2013-2017 tumbuh positif sebesar 0,39 persen. Sementara itu, nilai perdagangan kedua negara untuk periode Januari-Mei 2018 mencapai USD 11,85, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar USD 10,65 miliar.

Selain itu, Jokowi menyampaikan kepada Pompeo bahwa Indonesia ingin ada kedamaian antara Korea Utara dan Korea Selatan. “Presiden ingin menggunakan Asian Games untuk merekatkan persahabatan antara masyarakat kedua negara,” ucap Retno. Sedangkan untuk isu Palestina, Jokowi meminta Amerika memberikan peran yang kontributif agar terjalin proses perdamaian.

 

Comments

comments